Hipotesa Adalah Suatu Anggapan Dasar, Begini Cara Membuatnya

hipotesa adalah

Hipotesa adalah suatu bagian yang termasuk dalam kerangka berpikir. Tujuan adanya hipotesa adalah untuk mendapatkan jawaban dari suatu pertanyaan yang ada. Umumnya, hipotesa digunakan dalam suatu penelitian yang bersifat ilmiah.

Baca juga: Ekspetasi Adalah Pengharapan yang Besar, Cari Tahu Arti dan Contoh Lengkapnya

Hipotesa adalah suatu anggapan atau asumsi yang biasanya diungkapkan pada awal penelitian. Tentunya, hipotesa ini akan mewakili apa yang akan terjadi menurut peneliti, setelah melakukan eksperimen. Sehingga, peneliti dapat menjelaskan apakah eksperimen atau tebakan yang mereka miliki benar atau salah.

Jika Anda ingin mengetahui informasi terkait hipotesa lebih dalam, maka bisa simak ulasan berikut.

Mengenal Arti Hipotesa Secara Singkat

Melansir dari KBBI, hipotesa adalah suatu hal yang dianggap benar untuk alasan maupun pendapat tertentu, walaupun kebenaran itu masih memerlukan pembuktian. Tentunya, hipotesa bukan sembarang tebakan saja, melainkan suatu tebakan yang berasal dari berbagai teori yang ada.

Selain itu, Ensiklopedia Britannica menuturkan bahwa hipotesa adalah sesuatu yang dapat dianggap atau diterima begitu saja, dengan tujuan dapat mengikuti konsekuensinya. Sehingga, hipotesa dapat diasumsikan dengan beberapa bukti yang ada, sehingga dapat menjawab pertanyaan para [eneliti yang menjadi prediksi.

Penggunaan Suatu Hipotesa

Dalam ilmu sains, hipotesa adalah suatu ide maupun penjelasan yang dapat diuji melalui bidang studi maupun eksperimen. Tentunya, dalam membuat hipotesa diperlukan banyak pengujian sebelum mendapatkan label teori. Itu sebabnya, hipotesa selalu diungkapkan dalam awal penelitian.

Hipotesa yang Ada dalam Penelitian Ilmiah

Penggunaan suatu hipotesa modern paling penting adalah memiliki kaitan dengan penyelidikan ilmiah. Hal ini membuat para ilmuwan tak hanya mengumpulkan fakta-fakta yang harus ada dalam obesrvasi, melainkan harus menemukan antara keterkaitan sebagai penghubung fakta yang ada.

Tentunya, masalah awal atau teka-teki akan menjadi pemberi dorongan. Tetapi, petunjuk mesti bisa digunakan dalam memastikan fakta mana yang dapat membantu untuk menghasilkan solusi.

Hipotesa dapat dimulai dari pertanyaan, lalu eksplorasi melalui penelitian latar belakang. Pada titik ini, para peneliti akan mulai mengembangkan hipotesa yang dapat diujinya. Selain itu, terkadang ada juga peneliti yang menarik hipotesa dari teori tertentu atau membangun dari penelitian yang telah ada sebelumnya.

Apabila hasil penelitian tidak sesuai dengan hipotesa awal, maka peneliti dapat menyarankan opsi lain yang harus dieksplorasi dalam studi masa akan datang.

Cara Membuat Hipotesa yang Kuat dan Tepat

Bagi Anda yang ingin membuat hipotesa kuat dan tepat, maka bisa ikuti cara berikut ini.

  • Mulai Ajukan Pertanyaan

Buatlah pertanyaan yang spesifik, fokus, serta dapat diteliti dengan batasan proyek. Sementara untuk jawabannya harus berdasarkan dari apa yang sudah diketahui terkait topik itu sendiri.

  • Melakukan Riset Awal

Mulai cari teori atau penelitian sebelumnya yang dapat membantu untuk membuat asumsi terkait apa yang ditemukan dalam penelitian. 

  • Coba Membuat Rumusan Hipotesa

Anda bisa membuat gagasan terkait apa yang harus Anda temukan dalam penelitian. Jawaban awal untuk pertanyaan yang Anda ajukan dalam penelitian dapat ditulis secara padat dan jelas.

  • Mulai Sempurnakan Hipotesa

Anda bisa menguji atau mengungkapkan hipotesa melalui definisi maupun teori jelas. Pastikan bahwa hipotesa berisi variabel relevan, kelompok tertentu yang tenga dipelajari, serta hasil yang diprediksi dari penelitian atau analisis.

  • Mengungkapkan Hipotesa

Anda bisa menulis prediksi sederhana dengan bentuk kata ‘Jika-Maka’. Bagian pertama kalimat dapat berisi variabel bebas, sementara bagian akhir adalah variabel terikat.

  • Tuliskan Hipotesa Nol

Apabila penelitian melibatkan pengujian hipotesa statistik, maka Anda harus menuliskan hipotesa nol. Perlu Anda ketahui bahwa hipotesa nol merupakan posisi default yang menyatakan bahwa tidak ada hubungan antar variabel. Hipotesa nol sering ditulis dalam bentuk H0, Sementara hipotesis alternatif ditulis dengan H1 atau Ha.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa hipotesa adalah dugaan sementara dalam suatu penelitian ilmiah. Sehingga, hipotesa sangat penting Anda lakukan, terutama jika sedang menyusun penelitian ilmiah dalam tugas akhir kuliah.

Baca juga: Bagaimana Dengan Nasib Hewan Hewan yang Hidup di Hutan Jika Dirusak

Leave a Reply

Your email address will not be published.