Ghosting Adalah Bentuk Penolakan Yang Sungguh Kejam, Begini Penjelasannya!

ghosting adalah

Hingga sekarang cukup banyak istilah viral yang ada di masyarakat. Kata ghosting adalah salah satunya. Memang apa itu ghosting? Mengapa seseorang bisa sampai melakukannya? Cek semua informasi selengkapnya hanya di sini.

Baca juga: Ekspetasi Adalah Pengharapan yang Besar, Cari Tahu Arti dan Contoh Lengkapnya

Tentang Apa Itu Ghosting

Ghosting adalah kata atau istilah dari bahasa Inggris. Menurut oxford’s English dictionary kurang lebih punya arti mengakhiri hubungan secara tiba-tiba, dan memutuskan komunikasi tanpa ada penjelasan apapun. 

Dari sedikit penjelasan di atas bisa menjadi poin jika ghosting adalah pada akhirnya mengacu pada seseorang yang menghindar dan menghilang begitu saja. Tanpa kelihatan seperti layaknya hantu atau ghost dalam bahasa Inggris. 

Istilah ghosting juga mungkin lebih sering Anda jumpai dalam hubungan romantis. Padahal kenyataannya, ghosting bisa juga terjadi pada konteks hubungan interpersonal lainnya. Hanya saja, begitu ghosting berlangsung pada hubungan dengan pondasi rasa kasih sayang kuat, pastinya bisa berdampak pada psikologis lebih besar. 

Mudahnya begini, jika biasanya Anda cukup akrab dengan teman sepupu. Lalu tiba-tiba tidak menyapa walaupun bertemu di tempat yang sama. Awalnya bisa jadi Anda bingung dan heran, apakah ada yang menyinggung perasaannya dan pernah Anda lakukan sebelumnya.

Tapi hanya sebatas itu saja. Beda jika orang yang penting dalam hidup Anda tiba-tiba melakukan hal yang sama. Pasti lebih memberikan kesan mandalam. Mungkin Anda terus merenung berhari-hari mencari apa penyebabnya. 

Beberapa Alasan Penyebab Orang Melakukan Ghosting

Meskipun ghosting adalah hal identik dengan hal tidak baik, tapi tentu ada alasan yang mendasari seseorang melakukannya. Ada beberapa alasan yang menjadi penyebab orang akhirnya melakukan ghosting seperti:

Tidak Ingin Menyakiti Perasaan Pihak Lain

Ghosting selalu berhubungan dengan hubungan interpersonal. Sehingga akan melibatkan 2 pihak. Salah satu orang akhirnya melakukan ghosting yaitu tak ingin menyakiti perasaan pihak lain. Mungkin dirinya merasa tidak pantas jika terus menjalin hubungan dengan pihak lain.

Sulit Mengkomunikasikan Keinginan Untuk Mengakhiri Hubungan

Pada kenyataannya, ghosting memang sering terjadi pada hubungan asmara atau yang berhubungan dengan perasaan mendalam. Tidak jarang 2 orang yang menjalin kasih biasanya timbul banyak masalah.

Entah itu sudah merasa hubungan berasa membosankan, ada orang ketiga, dan lainnya. Maka salah satu pihak bisa jadi sulit untuk mengutarakan keinginan mengakhiri hubungan. Bisa jadi karena sungkan, punya hutang balas budi, dan lainnya. Ghosting pun jadi pilihan dan solusi untuk penyelesaian. 

Tidak Mau Berkomitmen

Hubungan interpersonal yang melibatkan kedua pihak pun tak jarang berawal dari teman biasa. Lalu, salah satu pihak merasa ingin berharap lebih karena mengira pihak lainnya punya perasaan pada dirinya. Sampai pada akhirnya mengutarakan keinginan untuk melangkah pada hubungan yang lebih serius. Sementara pihak lainnya tak ingin punya komitmen. Dari sinilah ghosting merupakan solusi paling baik. 

Bagaimana Sikap Anda Setelah Kena Ghosting?

Seseorang yang kena ghosting biasanya akan kehilangan kepercayaan diri bahkan merasa insecure. Rasa seperti menerima penolakan pasti akan ada. Awal-awal Anda mungkin sangat sedih dan kesepian. Lama-lama bahkan bisa menjadi depresi dan frustasi dan berbahaya. 

Harus Anda lakukan setelah dapat ghosting yaitu jangan membiarkan rasa sedih berlarut-larut. Coba untuk menerima keadaan dengan ikhlas. Memang tidak mudah, tapi makin Anda bertanya-tanya mengapa sampai kena ghosting justu akan makin sakit. 

Tak ada salahnya juga jika ingin sharing pada orang lain, supaya hati Anda lebih ringan. Tapi pastikan Anda berbagi cerita pada orang yang tepat. Jangan malah bercerita panjang lebar di media sosial. Setelah itu, coba cari kegiatan baru hingga lama-lama akan melupakan kejadian tak enak tersebut.

Jadi ghosting adalah bentuk penolakan yang kejam bukan main. Ada baiknya Anda tak melakukannya ke orang lain.

Baca juga: Hipotesa Adalah Suatu Anggapan Dasar, Begini Cara Membuatnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.