Ciri-ciri Corona Varian Omnicorn yang Harus Anda Ketahui

ciri ciri corona

Bukan hanya Indonesia, tapi sejumlah negara lain di dunia turut merasakan wabah penyakit mematikan yaitu Covid 19 atau corona. Sejak awal 2020, penyakit ini semakin ganas dan menelan banyak korban jiwa. Beberapa varian pun muncul, salah satunya omnicorn. Orang-orang pun bertanya-tanya apa sebenarnya ciri ciri corona omnicorn.

Baca juga: Kenapa Sertifikat Vaksin Tidak Muncul? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sebab sebelumnya populer varian delta. Apakah sama dengan omnicorn? Bahkan ada yang bilang gejala corona omnicorn ini mirip flu biasa. Informasi paling baru dari aplikasi ZOE Covid mengungkapkan ada 5 ciri ciri corona omnicorn yaitu:

Sakit Kepala

Ciri ciri corona omnicorn yang paling banyak orang keluhkan adalah sakit kepala. Sakit kepala sendiri adalah gejala umum seseorang kena Covid 19. Sakit kepala yang menjangkit pasien corona omnicorn seperti

  • Nyeri sakit kepala sedang hingga berat
  • Pasien merasakan kepala berdenyut, menekan, hingga menusuk
  • Sakit kepala berlangsung pada kedua sisi kepala
  • Lamanya sakit kepala bisa lebih dari 3 hari dan tidak bisa pakai obat penghilang rasa sakit biasa untuk meringankan gejalanya. 

Pilek

Pilek adalah ciri ciri corono varian omnicorn berikutnya. Di Inggris, gejala ini paling banyak pasien covid 19 alami setelah sakit kepala. Setidaknya, hampir 60% orang positif covid 19 dengan gejala anosmia juga mengeluh mengalami pilek. 

Para peneliti menggarisbawahi kondisi ini saat tingkat infeksi rendah. Bisa jadi pilek bukan karena corona tapi lebih pada alergi biasa. 

Bersin-bersin

Pilek biasanya juga bersamaan dengan kondisi bersin-bersin. Maka tidak salah jika bersin-bersin ini juga salah satu ciri ciri corona omnicorn. Para peneliti juga memastikan penemuan ini menjadi fakta baru. 

Bahkan, gejala bersin-bersin ini banyak menjadi keluhan pasien covid 19 yang sudah melakukan vaksinasi sebelumnya. Di sisi lain, peneliti juga mengungkapkan bersin-bersin tidak selalu merujuk langsung pada gejala covid omnicorn.

Masih ada kemungkinan bersin-bersin itu hanya karena alergi atau pilek biasa saja. Pasalnya, gejala bersin itu masih sangat umum. Jadi, jika ada orang yang tak henti bersin bukan berarti pasti kena covid 19 varian omnicorn. 

Sakit Tenggorokan

Berikutnya adalah rasa sakit yang menyerang tenggorokan. Banyak pasien covid omnicorn sebelumnya menyeluh sakit tenggorokan saat pilek maupun radang tenggorokan. Namun dari studi ZOE menyimpulkan jika gejala sakit tenggorokan akibat covid 10 varian omnicorn cenderung ringan.

Waktunya juga lumayan singkat. Hanya berlangsung selama kurang dari dari 5 hari saja. Lalu bagaimana jika ada pasien yang mengeluhkan rasa sakit tenggorokannya begitu menyakitkan? Para peneliti berkata itu mungkin menjadi tanda bila kondisi kesehatan lainnya. Oleh sebab itu, ada baiknya langsung cek sendiri ke dokter untuk memastikannya. 

Dari sejumlah data yang ada, hampir setengah dari pasien covid 19 merasakan gejala sakit tenggorokan, Penderitanya juga rata-rata dari kalangan usia 18 hingga 65 tahun. 

Batuk

Batuk memang merupakan gejala paling umum seseorang kena covid 19. Hanya saja, menurut survey menunjukkan jika hanya sekitar 4 dari 10 pasien covid 19 saja yang merasakan batuk-batuk. Selain itu, gejala batuk yang biasanya pasien rasakan adalah jenis batuk kering. Bukan batuk berdahak. 

Untuk lama waktu gejalanya sendiri berlangsung dari 4 hingga 5 hari bergantung dengan derajat penyakit. Mudahnya begini, apabila Anda merasa batuk-batuk dan gejala covid 19 lainnya turut menyertai ada baiknya langsung melakukan tes PCR atau rapid test antigen.

Itu dia tadi apa saja ciri ciri corona varian omnicorn paling umum. Anda merasakan beberapa gejalanya? Lebih baik segera lakukan cek untuk segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca juga: Pengetahuan Vaksin Booster di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.